SAJAK YANG HILANG


                                                ILUSTRASI 4 puisi./Pixabay/aktasburak92/ /


SAJAK YANG HILANG

oleh: Heri Wijaya


Muncul seketika bukan karena siapa, apa atau bagaimana

Disudut itu bukan sekedar dinding menjadi saksi bisu

Banyak manusia lalu Lalang menyaksikan

Menyedihkan

Memalukan

Membingungkan

Apakah sadar?

Rasanya ingin menjerit menyaksikan kebisingan yang bercampur keheningan ini

Sakit. Stop hentikan

Pergi jangan meminta kembali

Ah!


Sekali lagi memang soal rasa

Salah? TIDAK!!!

Ruang yang berbeda memang selalu memunculkan rasa

Jangan mengutuk diri

Jangan menyangkal

Hisap, nikmati, keluarkan

Sedikit berbeda dan selalu menyelimuti

Sekian detik hukum ruang dan waktu hilang begitu saja

Titik itu menjadi pijakan 

Gelap dengan warna putih yang menyelimuti

Tolong lepaskan jangan semakin menjauh lagi


Fadlun Minalloh, 20 November 2021


Lebih baru Lebih lama